Minggu, 19 Agustus 2012

Sosok yang memanggilku "Bunda Tipa"

Bunda...
Bunda..
Bunda Tipa...

Kalimat itu terus terngiang di hiruk keramaian, aku hanya tertegun membayangkan sosok anak bertubuh mungil. dengan senyum yang sangat tulus tanpa ada kepalsuan.
Dia belum mengenal dusta, Munafik.
Tapi sebelum mengenal itu semua tuhan telah mengambilnya. membawanya ke sebuah Alam yang sama sekali belum pernah ku jamah.
 
Hari ini tepat hari Idul Fitri. tepat sekitar pukul 11 siang, kami melangkah menuju pemakaman yang berada sekitar 1 km dari rumah.

"Siti Fatimah"
ku baca tulisan di nisan itu.
yang ku rasakan hanyalah hatiku melemah, hatiku merana, hati ku terpukul.
Sosok manja yang hampir mengcopy semua kepribadianku itu sudah berhijrah ke alam yang lain.
Siti Fatimah Aliyah Zahra Saputra.
Bunda minta maaf, jika selama masa hidupmu.
Bunda pernah memarahimu, bunda pernah menyakiti tubuhmu yang lemah itu.

01 february 2012
di hari itulah kepergianmu. tapi bunda macam apa aku ini?
Aku tak hadir di pemakamanmu. Marahi bunda sayang, tegur bunda. bunda tidak ada di hari2 terakhirmu di dunia.

"Bunda.. tifaa"
Hanya pangilan itulah yang terus mengiangi telingaku. hatiku senduh ta bisa lagi memelukmu, tak bisa lagi mendengar suara manjamu. tak bisa lagi menertawakan jendela yang berada di tengah gigimu.

Tuhan..
Dimanapun Fatimah berada..
Hamba mohon Cinta dia..
Sayangi dia lebih dari aku menyayanginya.
Peluk ia selalu tuhan.
Tuhan, Sayangi dia.


Sekarang, Hanya air mata inilah yang menemaniku saat teringat olehmu.

Terima kasih tuhan.
walaupun hanya sebentar kau kirimkan malaikat kecil ini untuk menghiasi hidupku,
Kurasa ini sudah cukup. sampaikan pada malaikat kecil itu.
"Aku merindukannya"

Fatimah kaulah keponakanku yang paling kucintai sayang.
kuharap nanti akan ada fatimah-fatimah yang lain. yang menemanimu di sana. ;')

2 komentar:

  1. hmmm kasiandd... :(
    masih kecil lucunya lgi... -,-'' tpi tpi sayang dah terlalu cpt pergi... Semoga Allah merahmatinya dan memberinya pahala. aminn..

    BalasHapus