Selasa, 16 Oktober 2012

"RENUNGAN TUMBUHAN"


"Salah satu amarah terbesarku pada tuhan saat pertama kali menatap dunia adalah karena beliau menciptakanku sebagai tumbuhan.
seiring berjalannya waktu, aku terus membenci tuhan karena keadaanku yang seperti ini, aku hanya bisa diam, bergoyangpun butuh bantuan angin! aku tak bisa berpindah tempat layaknya manusia, aku ingin pindah benua! aku ingin menyeberangi samudra! aku mengutuk tuhan! aku membenci tuhan!
Tuhan tak membiarkanku jadi manusia! tuhan hanya ingin aku menjadi penghias di dunia, tak ada guna, aku hanya bisa berdiri di atas dunia tanpa bisa melakukan perubahan apapun terhadap dunia!
 
"Aku membenci tuhan."
kata itulah yang terngiang saat ini, bisa-bisanya dahulu aku berkata hal tersebut, sekarang aku hanya bisa tersenyum, tersungging, aku sadari, Ini bentuk rasa sayang tuhan padaku, Aku dilahirkan sebagai tumbuhan.

Setelah dua, tiga tahun aku menatap dunia, semua kefanaan dunia terlihat jelas olehku, Aku memang hanyalah tumbuhan tapi dari awal hidupku sampai kematianku, aku selalu berguna, bibitku, daunku, akarku, bahkan tubuhku yang tua ini bisa berguna.

Mungkin tumbuhan hanya bisa terdiam, tersandar tenang, tapi kami tahu segalanya. kami ketahui bahwa di setiap kata yang di ucapkan manusia akan selalu terselipkan dusta, Setiap kegiatan yang dilakukan manusia akan selalu terselipkan Zinah, Setiap menit yang dilalui manusia hanya dosa.
Semua itulah yang menyadarkanku, aku bersyukur terlahir sebagai tumbuhan, aku tak perlu mempertanggung jawabkan semua tingkah lakuku di dunia, di hari akhir kelak aku hanya akan menjadi saksi kekafiran manusia.
Tuhan, ini adalah sebuah anugrah, engkau melahirkanku sebagai tumbuhan, bukan manusia, makhluk yang paling sempurna, yang memiliki Rohani dan Jasmani yang tidak cacat, namun Nafsu dan Akal mereka sendirilah yang mencacatkan mereka.

Terima kasih tuhan kau lahirkan aku sebagai tumbuhan"
Dalam sajak tertulis diatas, yang terlintas dalam pikiranku, mungkin para tumbuhan ini pernah iri pada kita para manusia, tapi? pernahkah kita manusia iri pada mereka??

Hey, mereka tumbuhan, mereka tak di bebankan amanah untuk masuk neraka, mereka tak di bebankan ibadah setiap harinya, mereka tidak di bebankan PR maupun Dosen.

Atau inikah bentuk keangkuhan manusia? sehingga untuk tanaman saja, kita tak pernah memandangnya? memikirkan betapa indahnya menjadi mereka. Saranku Renungkanlah!!


Semoga entri ini bermanfaat.

Thank's for visited :* :*  :*

1 komentar: