Senin, 05 November 2012

Kau hanya akan jadi Mantan

Dulu, disaat aku menangis selama ini? kamu kemana?
disaat aku merengek merindukanmu? kamu sembunyi dimana?
disaat aku berteriak menyebut namamu? kamu simpan dimana suaramu?
disaat aku mencoba mengontakmu? kamu menghindar kemana?
tapi kenapa saat aku melupakanmu. Kau mencoba memperhatikanku lagi!!
Bullsyiitt!!!


"Heey!! kau!, yah kamu, pria bodoh yang meninggalkanku! pria bodoh yang menyiyiakan rasa sayangku! Pria bodoh yang menutup telinga! dikala aku menyerukan namamu!!" keluhku pada selembar foto ditanganku. difoto itu wajahnya tersenyum, memamerkan pagar digiginya. dengan kulit yang berwarna tidak gelap dan tidak cerah. dia tersenyum tulus seolah tak mempunyai salah. dulunya kupikir senyum itulah yang membuatku menyayanginya, namun kini aku muak melihat senyumnya itu sekalipun difoto.

"Selamat ulang tahun, tambah cantik, pintar, solehah.." dan bla.. blaa.. bla..
Hello!! apa urusmu? sejak kapan kau memerdulikan hari kelahiranku? sedangkan dulu? Sms ku saja tak pernah kau hiraukan!
"deh nda penting bede' pentinglah ultahmu" heyy, kebohongan apa yang keluar dari mulutmu itu? kau pikir aku ingin dibodohi lagi.

Ada perasaan marah di hatiku, jengkel, aku mengutuknya. mengutuk semua kebodohan yang iya lakukan sekitar 2 bulan yang lalu! membiarkan ku menjadi istri bang toyip tanpa kabar apa-apa darinya! walaupun tak bisa kupungkiri. sebahagian dari hatiku sadar, Dulu, inilah hal yang paling ku inginkan, diperhatikan kembali olehnya! oleh mantanku!, sedikit tersirat perasaan bahagian diperhatikan olehnya.

Hpku berbunyi, pertanda ada sebuah pesan masuk, ku raih Hp bersilicon biru yang berada tak jauh dariku saat itu.
"Mbeb" 
Yah, 4 karakter ini membuat fikiranku melayang sebentar, mempertanyakan sebenarnya apa yang ku ingikan didunia ini, diperhatikan mantanku, bersamanya kembali, atau berada di samping orang yang telah memberikan segalanya padaku.

Dalam hitungan beberapa menit, kuputuskan untuk memanggil.

"Assalamu alaikum" sahut ku memulai percakapan.
"waalaikum salam" suara selanjutnya terdengar ceria, bahagia.
percakapan terus berlanjut, dan pikiranku terus disibukkan dengan hal lainnya.
Tertegun, dalam hitungan beberapa detik, bibirku tersunging, lalu aku tertawa.
"I miss you mbob"
Kata itu mewakili segalanya..

Kini aku sadar, hatiku telah benar-benar berlalu.
Mungkin pernah ada secerca harapan di balik penantian panjangku, yah kini aku sadar secerca harapan itu hanya bentuk egoismeku saja, egoisme bahwa sang mantan tak akan melupakanku begitu saja.
tapi kini aku sadar.
Ada pria lain yang berhasil menjamah cintaku, memperkenalkanku pada hidupnya, membawaku menelusuri hidupnya.
hadirkan tawa disetiap percakapanku dengannya.
dalam sekejap mata, aku menyadari, aku mencintainya.
aku jatuh cinta lebih dalam dari pada sebelum-sebelumnya.
dia pacarku, milik ku, cintaku, dan akan selalu begitu.
sedangkan dia yang disana? hanyalah mantan dan akan hanya menjadi mantan!

Mantan? mungkin dulu kau menyakitiku, membawa duka dalam hidupku! terima kasih karena jika kau tak melakukannya mungkin saat ini aku tak mengenal pacarku, mungkin aku tak mencintai pacarku, mungkin aku tak sebahagia ini. kini semuanya terbalaskan, semua jeritanku memanggilmu tergantikan oleh tawa riang dari bibirku, semua air mataku terganti dengan tatapan sayang yang selalu ku terima dari matanya, semua lelahku, kesedihanku. semua itu dihapuskan olehnya.
Mantanku, terima kasih caramu menyakitiku itu, adalah caramu memberikan ku kebahagiaan yang lebih, dan tak akan pernah kulepaskan.
Makasih mantanku yang keanjingan tapi membawa berkah :P

Singkat kata,..
Pacarku masa depanku,
mantanku masa laluku.
thank's dear :*, kau merubah segalanya, kau hapuskan dukaku, kau ganti dengan tawa. semuanya akan terus seperti ini.
bercanda gurau, main cubit-cubitan, saling menghina, tapi akan ada masa saling sayang-sayangan.
thank's a lot.

28.08.12

3 komentar: