Minggu, 24 Maret 2013

Wayang dan Dalang

Mataku telah terbiasa menatapmu
Kepalaku telah terbiasa bersandar dibahumu
Senyumanmu telah terpatri dihatiku
Namun haruskah aku terbiasa tanpa itu?

Langit menangis menatapi diriku
Terduduk layu kebingungan
Otakku berputar mencari akal
Hatiku berteriak merindukanmu

Pilu kini menggores hatiku
Kau dalangnya
Aku wayangnya
Kau telah menang
Wayang lamamu tak berarti lagi

Mahkotamu membutakan hatimu
Kau buang wayang lusuh ini
Kau telah lelah mempermainkanku
Aku teringgal

Kau telah pergi
Entah kemana
Tanpa kabar
Menuju tempat berawan
Pergi meninggalkanku
Tak perduli betapa terlukanya hati ini.

1 komentar: