Minggu, 21 Juli 2013

CATATAN HARIANKU, 21 JULI 2013. JILBABKU

Sudah sekitar sebulan lamanya kain itu melilit rambutku, menutup setiap lekuk leher dan menyembunyikan rambutku, dan kini aku mulai terbiasa dengan hal itu, bahkan terasa sangat ganjil jika keluar rumah tidak menggunakan benda yang akrab disapa kerudung itu.
Dahulunya aku berfikir, saat seseorang menggunkana jilbab akan membatasi dirinya berapakaian, tak ada lagi istila minidress yang selalu kukenakan, tak ada lagi istilah sosis atau catok rambut. hal itu yang membuatku tak ingin menggunakan jilbab dulunya. tapi sekarang? semuanya berbubah! Opiniku yang dulu itu terpatahkan.
Kini disaat aku menggunakan jilbab aku memang sudah tak bisa menggunakan mini dress, yah tak ada lagi istilah memamerkan aurat, dan aku mulai terbiasa dengan hal itu. aku juga belajar banyak hal dari jilbabku, aku merasa lebih istimewa dan berharga. Dulunya jika ada orang yang ingin menyapaku mereka akan mengatakan " Cewe' ..." Namun sekarang? " Assalamu alaikum..." Subhanalllah perubahannya pun berbias pada orang lain.
Namun, kini hatiku teriris pelan, ada sebuah kesedihan yang mengganjal hatiku.
Sahabatku yang dahulunya berkata  : "Kamu harus pakai jilbab, ikuti lah aku"
Kini? yang kutemukan adalah sahabatku sendiri membuka jilbabnya hanya karena sebuah kegiatan PRAKERIN. apakah baginya PRAKERIN  itu lebih berarti dibandingkan niatnya berhijab?
ataukah jilbab hanyalah sebuah permainan baginya?
Tuhan. sungguh hatiku miris, sungguh hatiku terluka, emngingat orang yang dulunya mengajakku tuk berhijab , malah kini membuka jilbabnya.

Tuhan, aku tak meminta banyak padamu, aku hanya meminta, ingatkan dia kembali atas niat dan kemantapannya kemarin saat ia pertama kali berhijab. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar