Jumat, 22 November 2013

Aku patah

Oleh : Airly Latifah

Terlahirkan berbeda
Berteriak memaki dengan sumpah serapah
Menampung makian yang tak pernah absen
Waktu seolah berpacu lambat
Merasa Tuhan lupa pada sikap adil

Orang-orang itu membabi buta menghardik
Hidup tanpa rasa syukur
Tertawa tanpa peduli pada yang menangis
Hidup dengan gundukan harta

Sedangkan aku patah
Pertama aku marah, sangat
Lalu, membuka mata

Aku patah
Tapi, Tuhan tak gagal menciptakanku
Bukankah cacat atau tidaknya seseorang
Bukanlah batasan dari kemampuannya
Tuhan tahu caranya
Cara tuk bungkuskan bahagia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar