Jumat, 30 Mei 2014

Selembar, hanya selembar

Selembar, hanya selembar
Oleh : Airly Latifah

Selembar cerita tentangmu hilang
Hanya selembar diantara jutaan cerita tentangku
Raib ditelan waktu, lucu memang kisah ini dulu dimulai dengan malu-malu, dengan takut-takut, dan rasa ragu.
Tapi, kisah ini membekas begitu dalam. Begitu nyata, hingga selalu mengetuk alam mimpiku.

Tak ada yang begitu berharga, kita bukanlah anggota kerajaan, ataukah para aktris yang lalu lalang di televisi. Sungguh, bukan. Kita hanyalah para remaja tanggung yang punya cerita. Begitu nyata, hingga selalu mengetuk alam mimpiku.

Sesekali pernah kau tertawa lepas tepat di  wajahku, seolah mengolokku, atau bertingkah sok pintar di sampingku. Menjengkelkan memang. Tapi, aku rindu.

Cerita ini kita mulai dengan malu-malu, dengan takut-takut, dengan rasa ragu. Tapi cerita ini telah selesai. Diakhiri dengan cara yang sama sekali tak kusukai, meninggalkan kenangan yang selalu basah.
Kisah ini sangat kuhapal, mampu kujelaskan dari awal hingga akhir, tapi terlalu klise untuk hatiku. Hingga harus perlahan mengabu, dan kembali menjadi debu.
Debu jalanan yang berkelok.

Kau, selembar cerita yang hilang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar