Kamis, 03 Juli 2014

Cinta yang Dilupakan Remaja

"Pacaran? Kapan yah, bisa pacaran lagi.."
"Apa? kamu jomblo? Hobinya di PHP-in terus sama cowo, kasian yah kamu!"
"Jomblo kok awet banget!"

Kata-kata ini yang selalu hilir mudik diungkapkan dari bibir-bibir mungil para remaja kita. Bibir-bibir yang semestinya dibiasakan membaca Al-qur'an, dibiasakan mengangumkan nama Allah. Lalu, kenapa bisa sedemikian terbalik?

Para remaja kita berlomba-lomba saling memanggil panggilan kesayangan pada pacar-pacar mereka "Ayang", "Bunda", "Suamiku", "Kekasihku". Duhai, sedihnya jikalau mereka memanggil sedemikian mesra kekasihnya, tapi selalu lupa mengucapkan, "Astagafiruullah", "Allahu Akbar", "Subhanallah".
Bagaimana mungkin kemunduran di era maju ini terus dibiarkan berlangsung.
Tidakkah, kita takut akan kembalinya zaman Jahiliyah, ataukah Zaman datangnya Fitnah Dajjal.

"Sesungguhnya, bagi kau yang melaksanakan Sunnahku, disaat oranglain mengalami kemunduran, maka pahalamu disama dengan 100 mati syahid." Hadist Rasulullah.

Lalu bagaimanakah cinta yang seharusnya?
Cinta tetap akan suci dan tetap akan sama hebatnya ketika tidak diungkapkan, disimpan dalam relung hati. dibiarkan meledak pada masanya. Masa dimana kalian menghadapkan kedua orangtua kalian.

Sesungguhnya cinta yang baik adalah "Cinta yang bagaikan bumi dan matahari."
yang dimana Matahari mencintai bumi, selalu datang menepati waktunya pada bumi, tak pernah terlambat sedetikpun untuk beremu dengannya, berotasi tanpa lelah, mengelilingi bumi tanpa lelah. Tapi Matahari selalu tahu batasannya. Dimana batas yang boleh ia lalu, sebab apabila ia melanggar batasan tersebut ataukah bergerak melangkah lebih dekat ke bumi. maka hancurlah bumi tersebut. terbakar habis, tanpa tersisa.
Cinta inilah yang terlupakan oleh para remaja kita saat ini.
Astagafirullah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar