Minggu, 02 November 2014

Sebuah Puisi Teruntuk pada Guruku "Aziziah Sanusi"



Bulan

Dengan kuasa matahari, Bulan bersinar
Bergaya elok di tengah kolam
Bias cahayanya selalu indah
Selalu mampu memupuk rindu

Bulan
Menyinari di saat paling menakutkan
Di saat paling mencekam
Di saat paling menggelitik sekali pun

Bulan, selalu menjadi secercah harapan di saat begitu banyak bintang berjatuhan.
Selalu mampu menjadi asa di tengah gulana
Tak akan pernah meridhio kehadiran luka, kegelapan dan nelangsah
Bulan selalu setia menjadi teman
Cahayanya tak pernah berubah
PUTIH

Bulan
Tak akan pernah ada dua bulan
Tak akan pernah terbelah

Sabit?
Setengah?
Membungkuk?
Nyatanya akan tetap menjadi purnama
Akan tetap terlihat sempurna
Dan, tetap berbiaskan PUTIH

Bulan
Cahayamu selalu menerangi
Di tengah gelapnya malam
Bahkan awan pun tak akan pernah menyembunyikan keberadaanmu.

Makassar, 02 November 2014
Teruntuk kepada Bulan yang selalu terlihat purnama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar