Rabu, 31 Desember 2014

Assalamualaikum, 2015

Assalamualaikum, 2015.

Sebuah awal yang baru untuk perubahan yang baik. Untuk langkah dan tujuan yang lebih baik, dan akan diraih dengan cara yang baik. Bukan dengan cara yang salah. Semoga Tuhan selalu menemani langkah lunglai kita, langkah layu yang bisa patah dalam satu hentakan kayu, juga bisa patah oleh sedikit benturan. Tetapi, jikalau Tuhan berkehendak, baca pun tak akan bisa mematahkan kedua kakimu.
Hanyalah jika Tuhan berkehendak, semuanya akan lebih mudah.
Maka tanpa-Nya, hal ini akan sesulit berjalan di atas bara api.

Atas nama semua ciptaan Tuhanku, atas semua langit yang terbentang luas nan tinggi tanpa penyanggah, atas nama lautan yang tak pernah kering, atas nama udara yang tak pernah habis, dan atas nama kuasa Tuhan yang tak pernah bisa berhenti. Sekali pun  dunia ini sudah tak berbentuk lagi. Aku ucapkan luar biasa syukur atas semua yang saya lalui tahun kemarin. Saya ucapkan syukur atas kesempatan memperbaiki kesalahan tahun kemarin. Saya ucapkan syukur atas napas yang saat ini berhembus dari tubuhku, napas yang menemani jemariku menari, menuliskan catatan sederhana ini.
Semoga kita, bukan menjadi orang yang tidak bersyukur atas kesempatan yang telah Tuhan anugerahkan.
Tuhanku, yang maha luar biasa. Terima kasih!

Terima kasih atas keluarga yang mampu membuatku tertawa, mampu menghadirkan rasa aman, dan mampu membekaliku agama. Terima kasih pula untuk teman-teman yang baik yang selalu menjadi pemacuh semangat, juga atas semua anugerah yang telah Engkau berikan. Jangan Engkau cabut anugerah ini, Ya Tuhan!

Malam ini, di saat jam menunjukkan pergantian hari, pergantian bulan, juga pergantian tahun. Keluarga kami tidak merayakannya dengan petasan, juga tidak ada pesta pora. Kami hanya saling bertukar cerita, sibuk menertawai tingkah hewan peliharaan, juga sesekali sibuk menangis mengingat Bunda. Keluarga kami, memang sederhana, tak ada pesta pora, tak ada minuman dan makanan yang lezat. Tapi, kami lebih bahagia. Karena di saat seperti ini, kami saling berkaca, menilai dan bercermin pada kesalahan kami di masa lampau, juga lebih banyak berdo'a untuk Bunda.
Keluargaku, aku bahagia berada di tengah kalian.

Tahun ke depan akan lebih banyak di warnai oleh tulisanku. Dan, kuharap tulisan sederhana ini tak akan hanya berada di blog, kuharap pada tahun ini akan berjalan perlahan ke toko buku dan ke perpustakaan. Memberikan manfaat yang lebih banyak kepada pembaca.

Ya, Tuhan! aku berharap tahun ini,
apapun yang terjadi, entah tahun ini, entah tahun depan, atau sepuluh tahun ke depan, tak akan ada yang menggantikan bunda, tidak di rumah, tidak juga di hatiku, hati kakak, atau hati ayah. Aku tak ingin Bunda yang lain, sama sekali. Aku tak ingin, aku hanya ingin bundaku.
Tak ada satu pun yang mampu menggantikannya. Sungguh! Tak boleh ada.
Tuhanku yang maha pengasih lagi maha penyayang, kuharap tahun ini adalah tahun keemasan, dimana Engkau meridhoiku lulus UN dan fakultas atau sekolah tinggi pilihanku, bukan karena aku cerdas, atau atas usahaku selama ini. Aku lulus karena kehendakmu, dan tak ada satu pun yang bisa menentang  hal itu.

Tuhan, aku harap Engkau menghilangkan rasa malas dalam diriku, untuk membentuk pribadiku yang lebih baik, menjadi muslimah yang utuh, menjadi hamba yang tidak lalai, dan menjadi manusia yang tidak mudah menyerah, terus bekerja keras, dan juga menjadi pribadi yang mampu membanggakan Bunda dan keluarga di rumah, maupun di luar rumah.
Tuhanku, yang luar biasa, yang menciptakan dunia ini tanpa cela, yang menakdirkan sebuah hari pembalasan tanpa satu pun kesalahan, kuharap Engkau berbaik hati dengan terus memberi RahmatMu  pada keluargaku.
Dengan senantiasa meridhoi niat baik kami, senantiasa memberikan nikmat pada keluarga kami.

Dan, ya Tuhanku, kuharap tahun ini, akan menjadi langkah awal untukku, untuk tulisanku, untuk keluargaku, dan untuk semua manusia di seluruh penjuru bumi.
Semoga tahun ini menjadi kebaikan bagi semuanya.
Tak ada lagi manusia yang berpikiran pendek, tak ada lagi manusia yang selalu bersumpah-serapah, atau manusia-manusia yang ingkar.

Ya, Tuhan, kabulkanlah! Amiinn.. aminnn.. amiinnn

Tidak ada komentar:

Posting Komentar