Kamis, 26 Februari 2015

Bintang

Pernah kau lihat gejorak bintang yang begitu gemintang di langit? Menjadi tempat paling baik untuk menjadi peristirahatan bagi mata yang kelelahan menatap layar komputer atau berlembar-lembar kertas yang rapat sekali jarak hurufnya.

Bintang yang indah itu menjadi ruang paling baik untuk tersenyum sejenak, berkaca bahwa benar Tuhan tidak tidur. Bahwa benar Tuhan mengetahui kelelahan kita.

Lantas pernahkah kau temukan bintang dalam sesosok manusia?
Aku sering menemukannya dalam Bunda, Ayah dan kakakku.
Tapi mereka lebih tepat dikatakan rintik hujan, yang kasih sayangnya langsung membasuh, yang nikmatnya langsung berlomba menyerbu.

Berbeda dengan apa yang kutemukan padanya.
Dia bintang.
Sungguh benar-benar bintang.
Tinggi menjulang.
Terang dan menyilaukan.
Bintang gemintang yang selalu kutatap untuk sejenak tersenyum dalam penatnya hariku.
Bintang yang buatku takjub atas Tuhanku.
Dan bintang yang selalu kutatap.
Tapi terlalu jauh, hingga bintang itu tak pernah menyadari keberadaanku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar