Rabu, 04 Februari 2015

Menjelang Malam di Kota Makassar

Aku tahu.. Kau memilih dan menyukai wanita lain. Menyukai paras yang lebih elok nan cantik. Menyukai permata yang lebih berkilau di matamu. Meski kita tidak pernah tahu, keindahan paling baik itu terlihat dari sudut yang mana.

Aku...
Aku memutuskan untuk datang.
Memberanikan diri menatap wajahmu, melihat senyummu karena sebuah alasan. Yang berarti kau akan semakin terlukis di kepalaku.
Aku datang..
Karena aku menghargai waktumu. Menghargai jam sibukmu.
Meski aku tahu aku akan terluka.
Meski aku tahu bahwa sebilah sembilu siap mengoyakku.
Meski aku tahu, kehadiranku tak pernah berarti untukmu.

Airly Latifah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar