Selasa, 24 Maret 2015

Kenapa Kita Bertemu?

Siang ini, menjadi hari kesekian puluh aku tak bertemu denganmu.
Hari kesekian ratus aku mulai menabung rindu.
Dan hari kesekian ribu aku jatuh cinta padamu.
Lantas, kenapa dulu kita bertemu?

Kenapa Tuhan menarik garis yang bersinggungan dengan jalanku dan jalanmu?
Kenapa Tuhan menyelipkan waktu dan kisah untuk pertemuan kita?
Kenapa kita harus bertemu?

Andai kita tidak bertemu.
Aku tidak akan sesuka ini.
Aku tidak akan seberharap ini.
Aku tidak akan sebermimpi ini.

Lalu kenapa kau membalas perasaanku?
Lantas pergi tanpa kata-kata
Lantas menghilang bagai ditelan ombak

Kenapa Tuhan mempertemukan kita?
Kenapa Tuhan juga tidak mengizinkanku melupakanmu?
Mengapa Tuhan melakukan ini?

Andai kita tidak pernah bertemu,
Aku tidak akan mencintai sedalam ini,
Aku tidak akan bertahan sampai sejauh ini,
Aku tidak akan sebodoh ini,
dan aku tidak akan seterluka saat ini.

Apa kau pernah melihat bintang yang berkerlap kerlip.
Kau adalah bintangku, selalu membuang lelah dalam hariku, selalu datang tanpa terlambat sedetik pun untuk bertamu di lamunanku.
Dan bintang yang tak pernah bisa melihat siapa pengagumnya.
Bintang yang tidak pernah bisa tembus pandang melihat ke dalam bumi.

Lalu, kenapa Tuhan mempertemukan kita?
Apakah ini yang dimaksud, "Jodoh pasti bertemu"?
Apa itu jawaban yang paling sempurna untuk semua pertanyaanku?

Apakah jawabannya
Jodoh pasti bertemu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar