Sabtu, 09 Mei 2015

Rindu

Selamat malam, Rindu. Lagi kaudatang menyapaku, meletakkan sebuah amplop bertuliskan sebuah nama. Seperti malam sebelumnya. Seperti nyanyi yang sama.
Rindu, apakah kau tak punya loka lain untuk kau singgahi. Apakah benar merasa lebih baik setelah membuat seseorang terduduk lesuh karenamu.
Rindu.. Apakah kau hanya punya satu penawar?
Tapi diantara jutaan penawaran. Kenapa harus Dia penawarnya.
Rindu, selamat malam.
               -Airly Latifah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar