Selasa, 19 Januari 2016

Tuhan

Bagaimana mungkin sebuah perasaan bisa bertahan begitu lama, awalnya aku tak percaya.
Sungguh, tak ada yang bisa kupercayai. Tidak juga kedua orangtuaku, yang saling beradu makian saat tidur malamku. Bahkan hingga diriku sendiri yang tidak mampu menepati janji untuk menemani ibu di hari terakhirnya.

Apakah ada hal di dunia ini yang bisa dipercaya?
Tuhan?
Apa Dia nyata, lantas jika Dia yang begitu berkuasa benar nyata mengapa hidupku tak pernah lebih menyedihkan dari ini.
Argghhh..

Sungguh, adakah yang bisa dipercaya di dunia ini.
Bisakah aku percaya pada Tuhan?
Sosok yang bahkan kutemui saja tak pernah, lantas bagaimana aku bisa percaya.

Apa yang membawaku terus menulis semua ini, aku juga tak tahu.
Ada banyak sekali hal yang ingin buncah keluar dari diriku.
Tapi tertahan.
Entah apa yang menahannya.
Apa Tuhan menahannya?
Argghhh..
Apa Tuhan itu nyata?
Jika iya, lantas dimana Dia.

Adakah yang tahu dimana alamat Tuhan?
Aku sangat ini mengadu dan berbicara padaNya.

Lalu, mengapa sekarang aku mulai percaya bahwa aku butuh Tuhan untuk kutempati mengadu.

Jangan!
Jangan berhenti membaca ini, jangan marah pula jika sedari tadi aku sibuk merutuki Tuhan!
Aku sendiri tidak mengerti.

Lantas, dimana Tuhan!

Bagaimana wujudNya?
Mengapa Dia dieluh-eluhkan di seluruh tempat.
Apa hebatNya?

Apa kalian marah aku memaki Tuhan?
Izinkan aku menemui Tuhan.
Aku ingin tahu apakah cinta itu nyata atau fana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar